Kasus Dugaan Pencabulan Oknum Kades Dilanjut

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Dugaan tindakan pencabulan oleh oknum Kepala Desa (Kades) kepada warganya berlanjut. Kepastian upaya penegakan hukum yang berkaitan dengan perkara perlindungan anak ini disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Yogi Ardhi Kristianto, Senin (16/5/2019) pagi. 

Ketika ditanya terkait petunjuk lanjutan kasus dugaan aksi pencabulan yang dilakukan oknum Kades di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Kasat Reskrim memastikan masih dalam tahap penyidikan. Pihak penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti, jika dirasa sudah cukup akan dilimpahkan berkas kasusnya ke Kejaksaan. 

“Pasti, pasti semua akan kita dudukkan dan posisikan sesuai pada tempatnya,” Kata AKP Yogi saat dijumpai di Mapolres Nganjuk. 

Menurut Yogi, pihaknya saat ini masih fokus beragam kegiatan pasca pelaksaan Pemilu 2019. Termasuk juga antisipasi pengamanan menuju kegiatan People Power pada tanggal 22 nanti. Pihak penyidik masih terus bekerja memastikan penanganan kasus dugaan pencabulan oleh oknum Kades di Kecamatan Patianrowo.

Sebelumnya, oknum Kades yang baru dilantik memimpin Desa Rowomarto, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Hartoyo ketika ditanya terkait kasus yang menimpanya yang sudah masuk di kepolisian, apa tindakan yang akan dilakukan. Dirinya menjawab akan berusaha dulu, kalau sudah sampai batas akhir, dirinya akan sampaikan. 

“Njh klo tk berusaha riyen ms dene mangke klo pun mentok klo tk sanjang jenengan (iya, saya berusaha dulu mas kalau nanti sampai batas akhir saya akan bilang anda,” kata Hartoyo lewat pesan singkat whatsapp, Senin (4/3/2019). 

Bagi Hartoyo, kasus yang menyeret dirinya pada pelaporan oleh oknum perempuan dibawah umur korban pencabulan dirinya sampai hamil sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Saat ini dirinya masih menunggu gelar perkara yang dilakukan oleh pihak polisi. Sejauh ini, dirinya masih menanti kabar selanjutnya tentang proses hukum yang sebelumnya sudah dilakukan lobi-lobi oleh dirinya. (kla)

  • Whatsapp

Index Berita